IKATAN Wanita War­madewa (Iwanwar) dan Yayasan Kesejahteraan Kopri Provinsi Bali (YKKPB) memiliki tradisi bagus yang patut dicontoh untuk menghormati para pemimpin yang berjasa mendirikan dan mengembangkan Unwar dan yayasan tersebut.

Serangkaian HUT "ke-30 YKKPB dan Dies Natalis ke-30 Unwar, jajaran pengurus YKKPB, Senin (25/8) kemarin melakukan simakrama ke kelu­arga mantan rektor dan sejum­lah tokoh pendiri yayasan.

Salah satu yang dikunjungi yakni keluarga mantan Guber-' nur Bah Ida Bagus Oka (alm) di Jalan Turi, Banjar Ujung, Kesi-man. Sebanyak 16 pengurus Iwanwar dan yayasan langsung diterima istri almarhum, IA Asia­wati Oka, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. .

Rombongan yayasan saat itu dipimpin Ketua Iwanwar Nyon­ya Suryati Sukarsa bersama Ket­ua YKKPB Dr. Drs. AA Gede Wusnumurti, M.Si. didampingi Rektor Unwar Prof. I Made Sukarsa, Sekretaris YKKPB MadeJohnnySanger.B.T.. S.H.. M.H. dan panitia HUT.

Pada acara itu Nyonya Asia­wati Oka memuji kepemimpinan

A.A. Gede Oka Wisnumurti dan Prof. Sukarsa yang membuat ya­yasan dan Unwar makin berkembang maju. Selama satu jam pertemuan kemarin dipenu­hi dengan canda, ceria dan curhat soal masa lalu. Asiawati di usia 60 tahun tampil bugar dan suka ngelucu mengenang kisah saat mendampingi suami ketika men­jadi Rektor Unud hingga Guber­nur Bali.

Mendapat pujian demikian, Wisnumurti mengungkapkan, si­makrama ini rutin digelar men­jelang HUT yayasan dan Dies Natalis Unwar sebagai bentuk penghargaan dan kepedulian ter­hadap pemimpin Bah yang ber­jasa mendirikan, membangun dan mengembangkan Unwar dan yayasan hingga menjadi be­sar seperti sekarang. "Tak ada yang lebih manjur daripada doa orangtua" ujarnya.

 Selain itu, IB Oka (alm) ad­alah tokoh yang ikut membidani kelahiran Unwar saat menjabat Rektor Unud dan membina YKKPB. Bahkan beliau yang mensuplai SDM dosen Unwar dari Unud. "Mungkin apa yang kami bantu tak sebanding den­gan jasanya untuk membesarkan Unwar dan yayasan," ujarnya.

Ketua Iwanwar Ni Nyoman Suryati Sukarsa didampingi Ket­ua Panitia Ayu Gemuh Rasa As-titi mengungkapkan, simakmma ke sejumlah tokoh pendiri dan pengembang Unwar dan ya­yasan ini juga dimaksudkan un­tuk terus, menjaga ikatan emo­sional keluarga mantan rektor dan pendiri yayasan. Paling tidak bisa melakukan simkarama sal­ing mendoakan bersama agar se­mua diberikan kebaikan.

Dia menambahkan, serang­kaian HUT ke-30 YKKPB dan Dies Natalis ke-30 Unwar, Iwan­war menggelar berbagai kegia­tan. Di antaranya kunjungan ke mantan rektor dan pendiri ya­yasan. Senin pagi melakukan kunjungan ke keluarga I Wayan Waya, Prof. Japa Winaya (alm), dan Prof. Putera (alm).

Selasa ini dilanjutkan kunjun­gan ke Prof. Sutawan, Prof. Kuna .Winaya (alm), Prof. Citarsa (alm). Tanggal 2 September melakukan kunjungan ke keluarga I Gusti Lanang Oka dan Ketut Wijana (alm). Pada tanggal 6 September dilakukan kunjungan ke Panti Asuhan Yasa Kerti Karangasem untuk mohon doa restu agar Un­war dan YKKPB terus jaya.

Selain itu, 8 September dige­lar jalan santai dan bazzar Iwan­war. Puncak HUT digelar 17 Sep­tember bersamaan dengan wisu­da.


Sumber: Koran Harian Bali Post