TINJAU - Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A.A. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. meninjau seleksi penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana Unwar.

PASCASARJANA Universitas Warmadewa (Unwar) menyeleksi calon mahasiswa magister gelombang II, Jumat (22/9) kemarin. Seleksi ini berupa ujian tulis dan tes wawancara. Sebanyak 100 mahasiswa baru pro­gram magister mengikuti ujian tulis yang terdiri atas 20 orang Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan, 25 Ilmu Hukum, 24 Ilmu Linguistik. 21 Magister Manajemen dan 10 Ad­ministrasi Publik. Pada gelombang I telah diterima 85 mahasiswa baru pascasarjana.

 

Direktur Pascasarjana Unwar Prof. Dr. I Gede Suranaya Pandit mengatakan, calon mahasiswa pas­casarjana yang mengikuti seleksi gelombang II lebih banyak diband­ingkan gelombang 1. Seleksi pada gelombang II berupa ujian tulis selama 3 jam untuk mengetahui kemampuan dasar mahasiswa dari masing-masing prodi Selanjutnya dilakukan tes wawancara. Diharapkan 185 mahasiswa baru pascasarjana dapat diterima pada bihun ajaran ini. meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 165.

"Mudah-mudahan ini membawa angin segar karena ekspektasi dan keinginan masyarakat untuk men­empuh pendidikan strata dua ini semakin tahun semakin meningkat. Kami akan lebih baik lagi melaku­kan proses pembelajaran, sehingga mahasiswa yang diterima saat ini diharapkan bisa menyelesaikan studi tepat waktu." ujarnya.

Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengungkapkan, dalam rangka penguatan sumber daya mahasiswa, pihaknya selalu menekankan kualitas input. Karena input yang bagus akan menghasil­kan output yang bagus. "Jadi, input yang kami cari betul-betul sudah memenuhi kualifikasi. Mereka sudah memenuhi standar nilai yang kami tetapkan." jelasnya.

Setelah input bagus, dilanjutkan dengan mengikuti proses pembela­jaran di Unwar. Sumber input yang bagus dan proses yang bagus akan menghasilkan output yang bagus. Output yang bagus ditandai oleh persentase indeks prestasi yang di atas rata-rata 3,5 sebanyak 60 persen. Kenyataannya, Unwar berhasil mencapai indeks prestasi di atas 3 mencapai 81 persen.

Selain output yang diharapkan, lulusan Unwar juga dapat menamat­kan lulusan tepat waktu. "Bukan tamat cepat. Tamat tepat waktu itu adalah sesuai dengan buku pedoman akademik yang ada di pasca. Jangan bangga cepat tamat karena ada ke­tentuan SN Dikti minimal 1 tahun 6 bulan." tambah Nyoman Kaca.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. AA. Gde Oka Wisnumurti, M.Si. mengapr­esiasi program pasacasarjana karena telah mampu melaksanakan ujian penerimaan mahasiswa baru gelom­bang II. Ia melihat tren dari tahun ke tahun terkait animo masyarakat untuk bergabung di Pascasarjana Unwar meningkat. "Ini adalah keba­hagiaan bagi kami karena masyara­kat percaya kepada kami dan kedua ini adalah tantangan," paparnya.

Ia berharap program pascasa­rjana dapat menyelenggarakan program pendidikan pascasarjana dengan baik. memberikan layanan adrninistratif. layanan akademik dan layanan lainnya kepada mahasiswa dengan baik, sehingga mahasiswa nyaman menuntut ilmu di Unwar. Pihaknya juga ingin program pasca menjadi alternatif utama bagi ma­syarakat yang ingin mengembang­kan ilmu dan keterampilan baik di bidang hukum, ilmu linguistik, administrasi publik maupun manaje­men.

Bali Post Sabtu Umanis, 23 September 2017

 


Tamu Online

We have 46 guests and no members online

Subscribe Berita Kami!

Follow
Subscribe to this content and receive updates directly in your inbox.
Name
Email

Penilaian Website Kami

         yayasankorpribali.org review, PageRank, website value and SEO analytics       yayasankorpribali.org review, PageRank, website value and SEO analytics