SAMBUTAN - Wakil Rektor Unwar memberikan sambutan didampingi Dekan FH Unwar dan Ketua Yayasan Kesejahter­aan Korpri Bali dalam acara pelatihan penelitian hukum dan klinik proposal.

FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar), Selasa (5/9) kemarin menggelar pelatihan penelitian hukum klinik proposal di Hotel Puri Ayu, Denpasar. Sejumlah pembicara andal dihadirkan, yakni Prof. Dr. Abdul Rachmad Budiono, S.H.. M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijava), Prof. Dr. M. Mella Ismeba FR, S.H., MJium. (guru besar yang ahli dalam bidang penulisan proposal hibah dikti), Prof. Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. (guru besar yang mem­bawakan metode penelitian hukum empiris), dan Dr. Anthon F. Susanto. S.H.. M.Hum. yang membawakan materi fondasi dan aflikasi penelitian hukum mixed method.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti mengapresiasi Universitas Warmadewa yang mengumpulkan para dosen untuk mengikuti pela­tihan dan penelitian hukum dan klinik proposal ini. "Saya pikir ini sangat penting dan strategis karena profesi dosen berkaitan dengan penajaman intelektual, analisis dan riset," tandasnya".

Dikatakannya, klinik proposal adalah wahana bagi para dosen Fakultas Hukum untuk mem­bangun budaya mutu dan profesi dosen sebagai pusat pengemban­gan ilmu pengetahuan di bidang hukum. Oleh karenanya, jika ingin menyasar universitas dan fakultas yang bagus, perkuatlah riset dengan penelitian dan kajian ilmiah. Ada tiga faktor utama jika fakultas dan universitas itu ung­gul, yaitu mutu kurikulum, proses pembelajaran dan output.

Dekan Fakultas Hukum Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha. S.H., M.H. menambahkan, pelatihan ini dilakukan sebagai upaya terobosan institusi dikti. Kelemahan selama ini yang terjadi dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah penelitian dan publikasi ilmiah. Ilmu hukum memiliki karakter empiris. Ilmuwan hukum khususnya dosen dalam mencari jati diri mengajukan proposal dalam rangka memperoleh dana hibah pendidikan tinggi dan hibah pemerintahan. "Maka di sini menimbulkan masalah, yakni metode yang mana sebenarnya yang di­inginkan. Di sini perlu persamaan persepsi untuk memotivasi dosen hukum untuk meneliti." ujarnya.

Ia berharap ke depannya para dosen yang telah ikut dalam pela­tihan ini dapat menjadi pembina dalam hal arahan metode riset pada penelitian yang diinginkan pengguna. Hadirnya guru besar dari berbagai disiplin ilmu dan dari berbagai universitas, diharapkan membuat para dosen mendapat wawasan yang lebih luas dalam hal aflikasi metode hu­kum khususnya penelitian, sehingga mempunyai kompetensi guna bersa­ing di lingkungan dikti.

"Jika ditanya soal pendanaan, dalam pelatihan ini dilakukan secara swadaya," jelas Putu Budiartha. Dari proposal yang ada, 16 kelompok maksimum tiga dosen dengan dana Rp 6 juta, proposal individu disubsidi Rp 2 juta. Diharapkan proposal mer­eka clear, sehingga dapat menimba ilmu bagaimana kiat-kiat mencari dana hibah.


Bali Post Rabu Wage, 6 September 2017

 


Tamu Online

We have 24 guests and no members online

Subscribe Berita Kami!

Follow
Subscribe to this content and receive updates directly in your inbox.
Name
Email

Penilaian Website Kami

         yayasankorpribali.org review, PageRank, website value and SEO analytics       yayasankorpribali.org review, PageRank, website value and SEO analytics